VSAT


Yeay.... time to post..
Sebelum membahas lebih lanjut tentang topic diatas, ada baiknya lo tau latar belakang gw nulis, gw nulis tentang ini coz gw lagi mempersiapkan diri gw buat "kalo ada kesempatan kedua" artinya kalo gw masuk tes tahap selanjutnya, gw baru bsa deh present ini bahan. hihi... lumayan keGR-an juga yah gw ni. hihiihi... tapi gak apa, namanya jga berharap kan boleh2 aja. Okelah lanjut kita ke topik yang sebenernya, check this out yah...CMIIMW...

Dilihat dari singkatannya VSAT adalah very small aperture terminal, benar bahwa dia(VSAT) memiliki ukuran yang jauh lebih kecil dari stasiun bumi pendahunya yang besarnya bsa mencapai 8 meter, sedangkan dia berkisar 1,8-3.5 meter. jadi lo bisa bayangkanlah betapa teknologi mampu menyimpelkan bahkan merampingkan banyak hal. VSAT merupakan stasiun yang berfungsi sebagai pengirim dan penerima sinyal dari satelit dimana bentuknya berupa piringan cekung.

Latar belakang timbulnya teknologi ini sendiri adalah kebutuhan akan suatu teknologi yang memiliki jangkauan yang luas yang tidak "stuck" pada halangan (obstacle) dari kontur bumi yang ekstrim dan dengan biaya pengadaan yang relatif flat, ibaratnye nie biaya pembangunan infrastruktur VSAT itu bagai ongkos busway jauh dekat sama aja. Jadi kalo mo gunain teknologi nie jaraknya jangan nanggung2 ye...Itu sebabnya yang manfaatin teknologi ini biasanya industri yang memerlukan jangkauan yang jauh seperti perminyakan, perbankan (liat no antena VSAT yang ngejogrok di atas ATM2), penerbangan, dan jaringan backup untuk sistem komunikasi antar trunk.

Sistem kerja dari VSAT adalah informasi yang ingin dikirimkan dikodekan kemudian dimodulasi sehingga kode-kode digital hasil proses encode dapat diubah dari bentuk IF (intermediate frekuensi),ke bentuk RF kemudian sinyal dikuatkan oleh Up-converter dan high power amplifier sehingga sinyal mampu diteruskan ke satelite (space segment), sampai di satelit sinyal dikuatkan oleh satelite yang berfungsi sebagai repeater, sehingga sinyal yang tadinya lemah memperoleh kekuatan baru. hihiihihi..., Setelah itu sinyal dikirimkan kembali ke bumi dimana sinyal itu diinginkan (destination receiver), kemudian sinyal RF tersebut dikonversikan lagi kebentuk IF dan diterima oleh LNC (low noise converter), kemudian sinyal IF diubah kembali kebentuk asal setelah melalui proses decoding pada sistem demodulator.

Berikut keunggulan dari VSAT
  • Tidak terpengaruh oleh kondisi permukaan bumi
  • Biaya investasi lebih murah (skala besar)
  • Instalasi mudah
  • Jangkauan luas
  • Bandwidth cukup lebar
Berikut kelemahannya:
  • Delay propagasi cukup besar
  • Sangat rentan terhadap perubahan cuaca dan atmosfer
  • Biaya setup awal sangat mahal.


Komentar

  1. informasi nya lengkap dan informatif banget bahasanya. bagus untuk refrensi bacaan

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer